Rabu, 12 Januari 2011

Menjelajahi Perangkat Lunak di Balik Facebook

Tantangan besar bagi engineer Facebook adalah menjaga agar situs tetap hidup dan berjalan lancar meskipun menangani hampir setengah miliar pengguna aktif. Artikel ini mencoba melihat beberapa perangkat lunak dan teknik yang mereka gunakan untuk mencapai hal tersebut.
 
http://www.muslimdaily.net/berita/facebook_.jpg
 

Skala tantangan Facebook

Sebelum kita masuk ke hal yang lebih detail, berikut adalah beberapa fakta sebagai gambaran tentang skala tantangan yang harus diurusi Facebook :
  • Facebook melayani 570 miliar tampilan halaman per bulan (menurut Google Ad Planner).
  • Foto di Facebook lebih banyak daripada gabungan semua situs foto lainnya.
  • Lebih dari 3 milyar foto di-upload setiap bulannya.
  • Facebook melayani 1,2 juta foto per detik. Ini tidak termasuk gambar dilayani oleh CDN Facebook.
  • Lebih dari 25 miliar konten (status update, komentar, dll) yang di-share setiap bulan.
  • Facebook memiliki lebih dari 30.000 server (jumlah ini adalah data tahun lalu!)
 

Software di Balik Facebook

Dalam beberapa hal Facebook masih merupakan situs yang berbasis LAMP (sejenisnya), namun diubah dan diperluas operasinya dengan memasukkan banyak elemen dan layanan lain, dan dimodifikasi pendekatannya menjadi seperti yang ada saat ini.
 

Sebagai contoh:

  • Facebook masih menggunakan PHP, tetapi telah dibuat compilernya sehingga dapat diubah menjadi kode asli pada server webnya, sehingga meningkatkan kinerja.
  • Facebook menggunakan Linux, tetapi telah dioptimalkan untuk keperluan sendiri (terutama dalam hal jaringan).
  •  Facebook menggunakan MySQL, tetapi terutama sebagai key-value persistent storage, moving joins and logic ke server web karena optimasinya lebih mudah dilakukan di sana (di "sisi lain" dari memcached).

Inilah yang Terjadi Pada Mata Kita Jika Membaca Dalam Cahaya Redup

Selama ini masyarakat mengetahui bahwa membaca di tempat yang bercahaya remang bisa merusak mata. Namun yang sebenarnya terjadi adalah tidak merusak mata, namun mata mengalami ketegangan.

http://www.gearfuse.com/wp-content/uploads/2009/01/super-slim-led-page-light_vpwex_58.jpg
 
Kondisi ini biasanya seringkali dilakukan anak-anak sebelum menjelang waktu tidur. Dengan hanya ditemani cahaya redup atau remang dikamarnya, anak-anak membaca buku cerita, komik atau buku lainnya.

Seperti dikutip dari Howstuffworks, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam British Medical Journal diungkapkan bahwa membaca di bawah cahaya rendah tidak merusak mata, tapi menyebabkan ketegangan mata. Karena ketika seseorang membaca atau berjalan di cahaya redup, maka mata akan menyesuaikan dengan beberapa cara.

Pertama, retina mata akan mulai memproduksi zat kimia yang lebih sensitif terhadap cahaya, bahkan zat kimia ini dapat mendeteksi cahaya yang dikonversikan ke sinyal listrik serta mengirimkan sinyal ke otak.

http://us.123rf.com/400wm/400/400/destonian/destonian1004/destonian100400010/6719662-boy-reading-bedtime-story-dark-photo-key-light-coming-from-book.jpg

Kedua, iris otot menjadi rileks sehingga menyebabkan pembukaan mata. Hal ini memungkinkan mata untuk mengumpulkan cahaya sebanyak mungkin, sehingga sel-sel saraf retina bisa beradaptasi dengan cahaya rendah agar retina mata bisa bekerja pada cahaya rendah.

Mengapa Manusia Gemetar Saat Kedinginan?

Saat udara menjadi dingin, tubuh manusia akan gemetar. Berikut penjelasan mengapa tubuh manusia gemetar saat kedinginan.


http://static.inilah.com/data/berita/foto/1130672.jpg
Tubuh manusia membutuhkan suhu inti 36,9 derajat Celsius untuk mencegah hipotermia dan konsekuensi inti dingin lainnya. Otak manusia sangat memperhatikan masalah suhu tubuh manusia.
Jika permukaan kulit manusia menjadi terlalu dingin, reseptor kulit akan mengirimkan sinyal ke otak yang memicu serangkaian gerakan ‘trik pemanasan’. Gemetar merupakan salah satu taktik penyelesaiannya di mana otot berkontraksi dan menjadi semakin cepat.
Selain anggota badan gemetar, otot rahang akan mulai gemetar juga dan membuat gigi manusia menjadi menggemeretak . Kedutan ini kemudian menghasilkan panas yang membantu meningkatkan suhu tubuh.
Selain itu, kedutan juga mengisyaratkan pada manusia agar segera mencari tempat yang lebih hangat dan mengkonsumsi minuman hangat.


Sumber :
teknologi.inilah.com